Monday, January 9, 2017

Sidegapping Busi Standar, Myth, Fact, atau Hanya "Placebo Effect" saja?

Selamat malam,

setelah baca baca forum luar dan dalam negri tentang sidegapping busi yang "katanya" meningkatkan performa mesin motor dan bla bla bla.... saya sedikit banyak terkena racun juga mengenai hal ini,

sebelumnya saya mau menjelaskan apa sih "sidegapping" itu? well sidegapping adalah suatu modifikasi busi standar/racing, yang dimana modifikasinya adalah memotong ground element/besi penghantar busi,

berikut adalah perbedaan dari busi yang sudah di gapping dan standar,

Busi Standar yang belum di "side-gapping"

Busi yang telah di "side-Gapping"

Seperti yang kita tahu, pembakaran busi sejatinya adalah berbentuk donat, atau melingkar di sekitaran busi, namun jika ground dipotong maka pembakaran menjadi berbentuk bola dan menyebar sempurna ke seluruh combustion chamber, oleh karena itu teknik sidegapping busi ini sendiri sebenarnya tidak lebih dari penyempurnaan pembakaran yang tidak dapat dicapai oleh busi standar,




oke, itu adalah knowledge dasar tentang sidegapping busi, sebetulnya ada satu hal lagi yang harus di ketahui oleh teman-teman, yaitu jarak dari elektroda ke ground yang harus di ukur ulang, karena kita telah memotong besi ground yang telah di set gap nya oleh pabrikan,

Standar gap antara elektroda busi dan ground adalah 0.1 mm, nah setelah di "sidegapping", alangkah baiknya menyetel ulang dengan "feeler" dan dikurangi 0,01 mm menjadi 0,9 mm,

sebetulnya bisa saja gap nya lebih sempit, karena rumus dari gapping busi adalah sebagai berikut :

tapi dikarenakan busi saya masih cukup baru (pemakaian 12 ribu km) saya rasa gap 0,9 mm sudah cukup untuk penggunaan sehari hari,

berikut adalah gambar saat busi yang saya gapping di ukur menggunakan feeler :



oke, enough with lullabies, sekarang saatnya kita coba untuk dipasang di motor, FYI motor saya adalah New CB 150 R tahun produksi 2015, koil standar, knalpot standar, semua serba standard,

Setelah dipasang sempurna di motor, lalu distaterlah motor saya ini... brummmm...
suara mesin tetap sama seperti sebelum di gapping, namun ada satu hal yang saya notice, bukaan gas lebih enteng daripada sebelum di gapping, hmmm mungkin ini cuma "placebo effect" saja kah?

Bukaan gas ini mirip seperti saat saya pakai busi iridium NGK, hanya saja setelah gapping ini sepertinya busi tersebut saya istirahatkan dulu sementara,

Skip skip, lalu saya bawa jalan kerja lah motor ini menerabas kemacetan di J-Town, impresi pertama saat saya bawa motor ini adalah akselarasi sedikit meningkat dibanding saat saya memakai busi iridium, yah mungkin ini hanya perasaan saya saja, karna saya tidak punya alat ukur apapun untuk mengkonfirmasi hal tersebut, untuk top speed tetap sama, saya memakai oli motul 3100 gold, pemakaian oli tersebut di 1800 km, dan meraih top speed 139 km/jam, top speed yang sama saya dapatkan saat memakai busi iridium dan oli motul 3100 gold pada saat baru ganti oli,

untuk konsumsi bensin sendiri saya belum bisa ukur karna saat saya mengisi bensin di motor ini masih memakai busi iridium NGK, baru di setengah tangki saya pakai busi lama yang saya gapping,

untuk panas mesin tetap sama seperti sediakala, tidak ada yang berubah,

jadi apa conclusion nya bro/sis?

yang pertama adalah sidegapping, secara teori tidak memberikan tambahan tenaga, jadi jangan beranggapan bahwa dengan melakukan hal sidegapping, motor akan semakin kencang, lha di jakarta kok mikir kencang, jam 11 malam aja masih macet bro....he he he, sidegapping sendiri hanya berefek pada pembakaran yang lebih efisien karena semua permukaan piston ter ekspos dengan ledakan campuran bahan bakar,

yang kedua adalah response throttle sedikit meningkat dibanding busi yang belum di gapping, hal ini sudah jelas berefek positif karna ledakan campuran bahan bakar menjadi lebih besar,

yang ketiga, lho...kok sama ya sama iridium efeknya? secara teknis bisa jadi lebih besar, bisa jadi lebih kecil efek dari gapping tersebut, dikarenakan saya tidak punya alat apapun yang memantau kondisi mesin, jadi saya rasa ini placebo effect ya?

okeh, itu adalah opini pribadi dari saya selaku mekanik abal abal yang mencoba hal baru, perlu saya ingatkan juga bahwa saya menanggung sendiri resiko dari efek negatif sidegapping yang saya belum tahu ada atau tidaknya, jadi saya mohon bertindaklah dengan bijak sebelum melakukan sesuatu,

you never know if you are not try things,

selamat malam,

Sunday, December 11, 2016

Pemasangan Ferrox Air Filter di CB150R



Hi guys,
beberapa waktu lalu gw dapet kiriman dari mr. JNE alias tiki, dengan packing yang selalu rapih (dan beberapa kali terlalu rapih sampe susah bukanya :D ),
setelah dibuka..tadaaa isinya adalah pesanan air filter ferrox untuk New CB150R gw..yiihaa,



Skip skip abis itu gw buka dan ada air filter ferrox itu sendiri, dan beberapa pernak pernik dari ferrox juga,





okeh, setelah itu gw buka stock air filternya, caranya adalah dengan membuka jok terlebih dahulu dan membuka 2 buah baut seperti di gambar

setelah itu lanjut pasang filter udara ferrox menggantikan filter udara standar NCB,



huppp, filter udara telah terpasang dengan baik, jangan lupa memasang tutup filter udara lagi dengan baik ya guys..

review pemakaian air filter ferrox bisa di view Disini,
sekian dulu guys, keep safe on the road, cheers!!!

Saturday, September 24, 2016

Review Action Cam BCARE U1, low end camera serasa mid end,

REVIEW ACTION CAM BCARE U1

Selamat pagi menjelang siang untuk semua viewers,

Pada kesempatain ini saya akan coba review action cam yang baru saja saya beli dari salah satu toko online, action cam ini bisa saya bilang adalah produk low end karena dari spek, harga, dan kualitas setara dengan low end,

berikut adalah penampakan dari packing kamera BCARE U1 tersebut,

spesifikasi dari kamera ini adalah :
- Sensor CMOS camera resolusi 12MP
- Kualitas dari video : FHD (1080p/30fps), HD (720p/60fps), 640x480/60fps
- Batere Lithium-Ion 500mAh
- LCD 2 Inch TFT
- 120 Degree wide angle

include dalam pembelian :
- Helmet mount
- Bike Strap
- Mounting Setang
- Kabel data 
- Waterproof Case


berikut adalah penampakan dari action cam setelah dibuka :
Tampak Belakang
Tampak depan

Tampak depan ada tombol mode yang berfungsi sebagai on/off dan pilihan mode, sedangkan di belakang ada layar cukup besar yaitu 2 inch, lumayan jika anda mau melihat hasil foto maupun video,

Tampak Samping Kanan
Tampak Samping Kiri
Tampak samping kanan terdapat volume up-down yang dimana tombol volume up adalah "esc" button nya kalau di keyboard, dan down button adalah untuk navigasi menu, di samping kiri ada slot usb dan micro SD, micro SD ini compatible sampai ukuran 32 GB,

Tampak Atas
Batere 500mAh

 

Tampak atas ada tombol shutter yang berfungsi juga sebagai tombol "OK", sedangkan kita lihat action camera ini dibekali dengan batere yang lumayan mini yaitu hanya 500mAh saja, batere ini cukup untuk merekam kurang lebih 1 jam dengan resolusi 720p/60 fps, 

saya rasa itu dulu untuk review fisik dari action camera ini, tapi jangan bersedih dulu :D, review photo dan aksesoris serta menu managing akan saya bahas di blog selanjutnya,

kalau penasaran dengan hasil video, bisa cek disini, make sure enjoy dengan resolusi 720p :D

so, keep on following the blog